Skip to content
Fresh Desk
Agustus 31, 2026
Liga Indonesia

Persib Konfirmasi Masuk Daftar FIFA Registration Ban, Robert Rene Alberts yang Bikin Maung Bandung Hiasi Daftar Hitam

Michael Johnson - beritanara.com 3 mins baca

Klub Persib Bandung resmi mengumumkan bahwa mereka telah dicantumkan dalam daftar hitam FIFA Registration Ban. Pengumuman penting ini diresmikan pada Senin

Persib Konfirmasi Masuk Daftar FIFA Registration Ban, Robert Rene Alberts yang Bikin Maung Bandung Hiasi Daftar Hitam

Persib Masuk Daftar Larangan Registrasi FIFA

Beritanara.com – Klub Persib Bandung resmi mengumumkan bahwa mereka telah dicantumkan dalam daftar hitam FIFA Registration Ban. Pengumuman penting ini diresmikan pada Senin, 10 Agustus 2026, melalui pernyataan resmi dari PT Persib Bandung Bermartabat. Menariknya, keputusan ini tidak terkait dengan insiden terkini, melainkan merupakan kelanjutan dari kasus yang telah berlangsung sejak tahun 2022 lalu.

Robert Rene Alberts dan Latar Belakang Kasus

Mantan pelatih Maung Bandung, Robert Rene Alberts, tercatat sebagai pihak yang pertama kali melaporkan masalah ini kepada FIFA. Melalui mekanisme resmi, manajemen Persib telah menerima notifikasi lengkap mengenai keputusan organisasi sepak bola dunia tersebut. Waktu masuknya nama Persib ke dalam daftar hitam ini cukup strategis, mengingat bursa transfer pemain sedang dalam masa aktif.

Klub secara tegas menegaskan bahwa situasi ini bukanlah hal baru bagi mereka. Setelah menerima informasi dari FIFA, tim manajemen segera menyusun kajian komprehensif untuk memahami posisi hukum kasus dan merumuskan strategi penanganan terbaik. Pernyataan resmi klub menyebutkan bahwa ini adalah kasus lama yang bermula pada 2022, bukan perkembangan terbaru. Proses kajian mendalam dilakukan secara intensif untuk memastikan setiap aspek kasus dipahami dengan baik sebelum mengambil langkah konkret.

Strategi Penyelesaian dan Persiapan Tim

Persib berkomitmen penuh untuk menyelesaikan permasalahan ini melalui jalur yang tepat. Manajemen klub menegaskan bahwa mereka tidak akan mengabaikan kewajiban apapun yang muncul dari keputusan FIFA. Pendekatan rasional menjadi kunci utama dalam setiap langkah yang diambil. “Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku, sebagaimana yang telah kami lakukan pada kasus sebelumnya,” jelas perwakilan klub dalam pernyataannya.

Adhitia, sebagai perwakilan resmi Persib, memberikan kepastian bahwa proses pendaftaran pemain baru tidak terpengaruh oleh status daftar hitam tersebut. “Karena itu, kami meminta Bobotoh untuk tetap tenang. Persiapan tim untuk musim 2026-2027 tetap berjalan sesuai rencana,” ujarnya. Seluruh pemain baru telah melalui proses registrasi yang sesuai dengan ketentuan FIFA, sementara penanganan kasus berjalan paralel.

Klub juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara aspek emosional dan rasional dalam menyelesaikan masalah. Setiap persoalan harus dianalisis secara objektif, dipelajari secara menyeluruh, kemudian ditindaklanjuti berdasarkan skala prioritas yang jelas. Dengan pendekatan seperti ini, Persib yakin dapat menyelesaikan permasalahan tanpa mengorbankan fokus utama mereka terhadap prestasi tim.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus Persib

Berapa lama kasus Persib berlangsung? Kasus ini telah berlangsung sejak tahun 2022 hingga saat ini, dengan konfirmasi resmi masuk daftar hitam FIFA pada Agustus 2026.

Apakah pendaftaran pemain baru terganggu? Tidak. Menurut pernyataan resmi Persib, pendaftaran pemain baru telah resmi dan tidak terpengaruh oleh status daftar hitam FIFA.

Siapa yang melaporkan kasus ini? Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, tercatat sebagai pihak yang melaporkan kasus ini kepada FIFA.

Kapan Persib akan menyelesaikan kasus? Persib menyatakan akan menyelesaikan kasus melalui mekanisme yang berlaku dengan pendekatan rasional dan tidak terburu-buru.

Apakah ini kasus pertama Persib? Tidak. Klub menyebutkan bahwa mereka telah menangani kasus serupa sebelumnya dengan cara yang sama.

Ikut berdiskusi