Skip to content
Fresh Desk
Agustus 31, 2026
Nasional

Kebakaran Bromo Meluas, TNBTS Sebut 520 Hektare Kawasan Telah Dilalap Api

Michael Johnson - beritanara.com 3 mins baca

Situasi darurat terjadi di kawasan Gunung Bromo setelah api membakar luas wilayah mencapai 520 hektare. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Kebakaran Bromo Meluas, TNBTS Sebut 520 Hektare Kawasan Telah Dilalap Api

Kebakaran Bromo Meluas TNBTS Sebut 520 Hektare Kawasan Terbakar, Wisatawan Diminta Menghindari Area

Beritanara.com – Situasi darurat terjadi di kawasan Gunung Bromo setelah api membakar luas wilayah mencapai 520 hektare. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) resmi mengonfirmasi angka tersebut sebagai data terbaru yang menunjukkan lonjakan signifikan dari sebelumnya yang hanya 176 hektare. Peningkatan ini memicu penutupan total seluruh akses wisata ke kawasan tersebut.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, memberikan penjelasan lengkap mengenai perkembangan kebakaran saat berada langsung di lokasi, Gunung Bromo, Jawa Timur, pada hari Minggu tanggal 9 Agustus 2026. Pernyataan resmi ini memberikan kepastian bagi masyarakat dan wisatawan mengenai kondisi terkini.

“Hingga saat ini ada 520 hektare kawasan terdampak kebakaran,” kata Rudijanta dengan tegas saat memberikan keterangan pers di lokasi.

Faktor Penyebab Api Berkobar Kembali dan Meluas Cepat

Perluasan area yang terbakar terjadi secara dramatis setelah api kembali menyala dengan intensitas tinggi pada Sabtu malam. Kali ini, kobaran tidak hanya mengenai bagian tebing saja, melainkan juga merambat hingga ke wilayah savana yang luas. Kondisi ini berbeda dengan kebakaran sebelumnya yang lebih terkonsentrasi di area tertentu.

Rudijanta menjelaskan bahwa hembusan angin kencang yang berlangsung sejak Sabtu siang menjadi salah satu faktor utama percepatan penyebaran api. Kondisi cuaca tersebut menyebabkan api bergerak dengan cepat dari puncak tebing ke arah dataran yang lebih rendah. Angin kencang membantu api menjalar lebih cepat melewati vegetasi kering.

Saat mencapai bagian bawah tebing, api langsung membakar vegetasi yang sebagian besar terdiri dari rerumputan dan tanaman kering. Kondisi kering pada vegetasi ini memudahkan api untuk terus menjalar tanpa hambatan berarti. Selain itu, Rudijanta juga menyebutkan bahwa frost yang terjadi sebelumnya turut berkontribusi terhadap perluasan api.

“Termasuk dampak dari frost yang terjadi sehingga api meluas,” ucapnya menjelaskan hubungan antara kondisi cuaca dan penyebaran api.

Penutupan Total Akses Wisata dan Dampaknya

Sebelumnya, melalui keterangan resmi yang diterima di Kota Malang, Jawa Timur, Rudijanta Tjahja Nugraha telah mengumumkan bahwa seluruh akses wisata ke Gunung Bromo ditutup secara total. Penutupan ini mulai berlaku pada Sabtu pukul 22.00 WIB dan masih berlaku hingga situasi membaik.

Keputusan penutupan tersebut didasarkan pada perkembangan kondisi di lapangan, di mana kobaran api di area Kaldera Bromo terus meluas. Rudijanta menegaskan bahwa langkah ini diambil demi efektivitas upaya pemadaman dan keselamatan pengunjung. Penutupan ini mencakup lima pintu masuk wisata yang tersebar di empat kabupaten.

“Dalam rangka efektivitas upaya pemadaman kebakaran, kunjungan ke Bromo dari semua pintu masuk ditutup untuk kunjungan wisata,” kata Rudi.

Lima pintu masuk wisata yang ditutup meliputi Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang. Setiap pintu masuk memiliki karakteristik dan jalur akses yang berbeda-beda.

Pemberlakuan penutupan ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung proses pemadaman, tetapi juga mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan bagi seluruh pengunjung yang berada di kawasan tersebut. TNBTS akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terbaru melalui saluran resmi.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa luas total kawasan yang terbakar di Bromo? Total luas kawasan yang terbakar mencapai 520 hektare, meningkat dari sebelumnya yang hanya 176 hektare.

Kapan penutupan akses wisata mulai berlaku? Penutupan total akses wisata mulai berlaku pada Sabtu pukul 22.00 WIB.

Berapa banyak pintu masuk wisata yang ditutup? Terdapat lima pintu masuk wisata yang ditutup, yaitu Cemorolawang, Wonokitri, Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro.

Apa faktor utama penyebab api meluas? Hembusan angin kencang dan kondisi vegetasi kering menjadi faktor utama, ditambah dampak frost yang terjadi sebelumnya.

Apakah penutupan wisata bersifat permanen? Penutupan bersifat sementara dan akan ditinjau kembali berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan serta efektivitas upaya pemadaman.

Ikut berdiskusi